Vittorio Dwison Keluhkan Semerawut Penumpang Di Haji Mena

- Jurnalis

Minggu, 6 Juni 2021 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Sebagai pengguna aktif media sosial, baik facebook maupun instagram, tak jarang Anggota Komisi IV DPRD Lampung dari Fraksi PKS, Vittorio Dwison harus meladeni berbagai keluhan netizen. Tidak hanya lewat komentar langsung pada timeline atau feed, namun juga melalui direct message atau DM pada kanal media sosial tersebut. Diantara pesan langsung atau DM yang kerap diterima Vittorio adalah keluhan tentang semrawutnya kondisi lalu lintas di jalur utama Sumatera non tol, yakni sekitar Bundaran Haji Mena.

Lantas atas berbagai keluhan yang dialamatkan kepadanya, sebagai wakil rakyat yang bertugas di Komisi IV, yang membidangi diantaranya persoalan perhubungan, mantan aktivis BEM Unila ini mengkonfirmasinya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Hal ini dilakukan Vittorio pada saat Rapat Dengar Pendapat antara Pansus Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Provinsi Lampung, Selasa (25/5/2021) di Kantor DPRD Lampung.

Baca Juga :  Kurangi Kematian Covid, Anggota DPRD Lampung Sampaikan Tiga Saran

“Saya sampaikan pada saat RDP kemarin bahwa, terminal rajabasa semakin berkurang fungsi pelayanannya. Sehingga berdampak kepada keberadaan terminal bayangan di Hajimena. Dan berimbas kepada kelancaran dan ketertiban kendaraan yang terganggu. Disitu kan jalur utama antar kota bahkan jalur utama Sumatera non tol, serta wajah utama Provinsi Lampung, ” ungkap Vittorio melalui sambungan telfon, Kamis (27/5/2021).

Lantas, atas konfirmasi dan pendapat Vittorio pada RDP tersebut, pihak Dishub Lampung meresponnya dengan penjelasan bahwa Dishub Lampung telah menghimbau pengusaha angkutan transportasi, untuk tidak menaikkan dan menurunkan di sekitar bundaran Haji Mena.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Nelayan, WFS: Ayo Kita Berjuang

Vittorio menuturkan bahwa menurut Dishub, demand di Haji Mena relatif besar, karena banyak calon penumpang yang menunggu disana. Sebab terminal Rajabasa, Stelah ada fly over Damri dan beberapa kondisi objektif lingkungan (terminal) menjadi kurang strategis atau representatif sebagai suatu terminal.

“Maka Dishub Lampung sedang mengkaji pemindahan terminal ke arah pintu tol Itera utk konekting dg tol, juga ada hubungannya dengab jalur kereta api,” tutur Aleg Provinsi Dapil Lamteng yang konsen pada pemberdayaan pemuda ini. (*)

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB