Syahlan Sukur Gelar Sosper dan Halal Bihalal

- Jurnalis

Kamis, 16 Juni 2022 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com- Melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Sahlan Syukur, bersilaturahmi sekaligus halal bihalal bersama masyarakat Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (13/05/2022).

“Berhubung masih nuansa Syawal, sengaja kegiatan ini kita barengi dengan halal bihalal. Halal bihalal itu manfaatnya banyak, salah satunya kita bisa saling memaafkan. Kalau ada tetangga yang tidak rukun, kemudian bertemu di sini, mbok ya saling memaafkan,” kata Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung, Sahlan Syukur disela kegiatan.

Menurutnya, halal bihalal yang digelar memiliki makna yang sangat baik bagi kehidupan bermasyarakat. Karena, dalam butir sila ketiga dari pancasila, berbunyi persatuan Indonesia. “Dari sini saja kita diamanatkan untuk akur. Gak boleh ribut-ribut antar tetangga. Harus guyub adem ayem,” ujar Sahlan.

Baca Juga :  Noverisman : Utamakan Musyawarah

Ditempat yang sama, Ustaz Suparman Abdul Karim (Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme Lampung) selaku narasumber menjelaskan bahwa saling meminta maaf dan memaafkan adalah akhlak yang mulia.

Menurut dia kerukunan merupakan cara agar masyarakat tak terpecah belah. “Kalau masyarakat bersatu, gak bakal tuh bisa diadu domba. Jadi masyarakat aman tanpa ada saling benci dan cibir,” ujarnya.

Sementara itu, Dadin Ahmadin (Politisi PDIP) selaku narasumber kedua mengatakan bahwa pancasila merupakan falsafah hidup bangsa Indonesia yang dapat mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kostiana Ajak Teruskan Perjuangan Emansipasi Wanita

“Butir-butir pancasila merupakan panduan terbaik dalam bernegara. Setelah Ramadhan kalau bisa ya tetap saling mengingatkan untuk sabar. Jangan hanya pas Ramadhan saja. Karena emosi dan marah membuat kita tersulut dalam hal yang mudharat,” ujarnya.

Ada fenomena di mana kelompok-kelompok tertentu ingin merusak ketentraman. Membanding – bandingkan negara dengan agama. Padahal agama dan negara bukanlah sesuatu yang bisa dibandingkan. “Kalau sekiranya ada bapak atau ibu yang melihat tetangganya agak menyimpang, ya langsung diingatkan dan ditanyakan. Jangan enak enggak enak kalau urusan begini. Semua demi masyarakat Indonesia yang kuat dan berdaulat,” tegasnya.(*)

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB