Musa Ahmad Didoakan Dua Periode

- Jurnalis

Selasa, 10 Mei 2022 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Masyarakat adat Bandar Mataram, di Mataram Libo Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah (Lamteng) memberikan gelar adat kepada Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Wakil Bupati Ardito Wijaya.

Pemberian gelar ini hasil merwatin atau musyawarah adat yang dilaksanakan pada tanggal 24 sampai dengan 27 Februari 2022 di Balai Adat Bandar Mataram.

Dalam acara acara Mewaghei Adat Begawi Agung itu, Mukadam gelar Suttan Ratu Miggo memberikan gelar adat kepada Bupati Musa Ahmad yakni Suttan Rajo di Lampung. Sementara Wabup Ardito diberi gelar Suttan Pembina Suttan.

Baca Juga :  Sapa Warga Pringsewu, Marindo Paparkan Program Pembangunan Infrastruktur

Mukadam tokoh adat sekaligus Ketua Gawi Suttan Ratu Miggo, Suttan Bittang berharap dengan pemberian gelar adat kepada bupati dan wakil bupati diharapkan bisa menjaga dan melestarikan ada Lampung sebagai identitas karakter budaya bangsa.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan degan lancar. Kami berharap Bupati dan wakil bupati bisa menjaga dan melestarikan budaya adat Lampung sebagai indentitas karakter budaya bangsa,”kata Mukadam.

Lanjutnya, masyarakat adat Mataram Libo, Bandar Mataram berharap, kedepan Bupati Musa Ahamd dapat mengayomi masyarakat Provinsi Lampung khusunya Lampung Tengah.

Baca Juga :  Pemkab Lamteng Gelar Rakor Kelangkaan Migor

“Sesuai dengan gelar yang diberikan (Suttan Rajo di Lappung) masyarakat adat berharap bupati bisa mengayomi masyarakat se Provinsi Lampung, terkhusus Lampung Tengah. Saya berharap juga beliau bisa menduduki jabatan kepala daerah dua periode,”tutup Mukadam yang di aminkan seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Lampung Tengah, Dandim 0411 Kota Metro, jajaran Forkopimda Lamteng serta tamu undangan atau uleman yang diwakilkan masing-masing masyarakat adat kebuayan di Provinsi Lampung.(rls)

Berita Terkait

Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak
Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex
Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar
Fajar Baru Semakin Maju Desaku, Desamu, Desa Kita semua
Tiga Kali Mengancam dan Mencelakai Korban, JE Dilaporkan ke Polisi
Penjabat Bupati Pringsewu Dianugerahi Sebagai Bapak Penggerak Bambu
Dibuka Pj Bupati Pringsewu, Yayasan IMBOS Gelar Seminar Parenting
Pj Bupati Pringsewu Serahkan DPA 2025 Kepada Perangkat Daerah
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 21:07 WIB

Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak

Jumat, 21 November 2025 - 21:53 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex

Kamis, 20 November 2025 - 13:48 WIB

Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:07 WIB

Fajar Baru Semakin Maju Desaku, Desamu, Desa Kita semua

Sabtu, 20 September 2025 - 09:25 WIB

Tiga Kali Mengancam dan Mencelakai Korban, JE Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB