rEposisi.com – Kepala Desa Fajar Baru, M Agus Budiantoro terus memupuk semangat dan kekompakan warganya ditiap lini. Salah satunya dengan menyalurkan siltap atau tunjangan selama dua bulan ke penggerak desa seperti aparatur, perangkat desa, kader, kaum, guru ngaji dan lain-lainnya. Pembagian siltap ini diberikan langsung oleh kades di Balai Desa setempat, Kamis (30/3/2023).
“Kami mengadakan silaturahmi sekaligus menyalurkan tunjangan dan siltap bulan Januari dan Februari kepada yang berhak sesuai dengan tugas yang diemban,”ujar Budiantoro.
Dia berharap dengan disalurkannya siltap, dapat bermanfaat apalagi saat ini warganya banyak yang sedang menjalankan Bulan Suci Ramadhan.
“Saya berharap kepada semua unsur yang terlibat di Desa Fajar Baru, mari kita membangun desa, bekerja sama dan sama sama bekerja dibidangnya masing masing sehingga desa kita lebih baik dari tahun 2022,” katanya.
Semoga di bulan suci Romadhon th 1444H ini sambung dia, semua mendapatkan Ridho Allah SWT dan lebih optimis dan giat lagi memajukan Desa Fajar Baru.
Untuk diketahui, pembagian siltap aparatur desa.yakni kadus, insentif RT, Kader Posyandu, Kader TB, Guru Paud, Kader PKK Kader BKL, kader BKR dan PKK kemudian guru Ngaji Kaum Juru kunci, Linmas, guru senam kjs, Operator Desa, Petugas Kebersihan, Operator Perpustakaan, Pengurus kebun PKK, Bendahara barang, dan juga Tunjangan BPD.
Sementara dalam pembagian siltap ini turut hadir Sekcam Kec. Jati Agung, Irwan Khosali, S.H,M., Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD dan aparatur pemerintah desa setempat.
Sekaligus Pembagian BLT -DD Tahap Pertama.
SEBANYAK 35 keluarga penerima manfaat (KPM) Desa Fajar Baru menerima BLT DD Tahap Pertama. Pembagian BLT DD ini berbarengan dengan penyaluran siltap.
Masing-masing KPM mendapat uang tunai sebesar Rp 300 ribu.
Menurut Budiantoro, bahwa masyarakat yang mendapatkan bantuan BLT-DD ini, adalah memang masyarakat dengan ekonomi lemah, yang benar-benar membutuhkan bantuan, serta sudah melului tahapan musdesus.
“Saya berharap, BLT-DD ini dapat di gunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang menerima. Dan dapat di jadikan modal jangka panjang semisal dibelikan bibit pohon buah, itik, ayam dll sehingga dapat berkepanjangan hasilnya, dan sebagainya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga dapat menumbuhkan angka kesejahteraan di desa ini. Sesuai dengan tujuannya yaitu, untuk mensehjaterakan masyarakat,” ungkapnya.(win)









