A.M. Syafi’i Tegaskan Pentingnya Menjaga Kelestarian Budaya di Kehidupan Sehari-hari

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Anggota DPRD Provinsi Lampung, A.M. Syafi’i, menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya bangsa di tengah arus digitalisasi dan modernisasi. Ia mengingatkan bahwa jika generasi penerus tidak lagi mampu menggunakan bahasa Ibu, maka bisa dipastikan bahwa budaya tersebut akan punah dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan dihadapan masyarakat Tanggamus, saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

“Tak terbayang jika anak-anak kita sekarang tidak bisa lagi berbahasa Ibu. Maka, cucu dan keturunan selanjutnya pasti juga tidak bisa. Artinya, budaya bahasa itu akan hilang. Disini saya tegaskan bahwa ke-Bhinekaan dalam semua tatanan sangatlah penting, dan selalu saya sampaikan kepada masyarakat untuk membudaya komunikasi dengan keluarga, anak-anak menggunakan bahasa Ibu,” tegas A.M. Syafi’i. Senin (07/07/2025).

Baca Juga :  Ni Ketut Edukasi Nilai Pancasila

Anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa terdapat beberapa aspek penting dari budaya yang harus dijaga dan dilestarikan, di antaranya: bahasa, kerukunan, dan kesadaran akan perbedaan.

“Perbedaan itu adalah fitrah, dan sudah tertuang dalam Al-Qur’an. Allah berfirman, ‘Kalau Aku mau, maka Aku buat semuanya sama.’ Tapi justru perbedaan ini yang menjadi kekuatan. Perbedaan itu seperti mozaik—indah jika kita bisa merangkainya bersama,” jelasnya.

Syafi’i menyebut bahwa tantangan ke depan adalah menjaga nilai-nilai budaya dalam masyarakat. Pancasila, menurutnya, adalah alat pemersatu semua unsur dalam bangsa ini.

“Selalu saya tegaskan bahwa kebhinekaan adalah landasan dalam kehidupan berbangsa. Saya juga selalu sampaikan kepada masyarakat untuk tetap menggunakan bahasa Ibu dalam berkomunikasi dengan anak-anak, baik itu Jawa, Lampung, Semendo, dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Ade Utami Ajak Dewan Lampung Dukung Kemerdekaan Palestina

Ia menambahkan, jika dalam satu keluarga terdapat perbedaan latar belakang suku, justru hal itu menjadi kekayaan tersendiri.

“Apakah bahasa Indonesia penting? Saya jawab: Sangat penting! Tapi kita tidak perlu khawatir, karena bahasa Indonesia sudah menjadi bagian dari kurikulum pendidikan. Yang justru perlu dijaga adalah bahasa daerah agar tidak punah,” kata Syafi’i.

Ia juga menyayangkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya mulai menurun. Menurutnya, jika hal ini tidak segera disadari dan dijaga, maka kepunahan budaya tinggal menunggu waktu.

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB