Siapkan Mental Pancasila Diera 4.0

- Jurnalis

Senin, 11 Oktober 2021 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEpposisi.com – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung Ferdy Ferdian Azis, SH, MA, melakukan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IP-WK), di Kampung Putra Lempuyang Way Pangubuan Lampung Tengah, Minggu (10/10/2021).

Ferdy menyampaikan di era industri 4.0, masyarakat banyak disuguhkan dengan kemajuan teknologi informasi. Oleh sebab itu, Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, harus mulai ditanamkan kembali ke masyarakat sebagai benteng masyarakat di era 4.0. Karena di era ini mulai cenderung dan mengarah kepada ideologi-ideologi inividualis mulai berkembang di masyarakat.

Ferdy Ferdian anggota Fraksi Partai Golkar ini lebih lanjut mengatakan, adanya perbedaan di muka bumi ini sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Adanya perbedaan agama, dan suku (RAS) jangan menjadi pembeda dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Syarif Hidayat Gelar Sosialisasi Kebangsaan

Tetapi dengan meyemimbangkan antara Hablumminallah dan Hablumminannas yang berati memiliki hubungan yang baik dengan Allah dan hubungan yang baik sesama manusia, maka akan membentuk masyarakat yang majemuk rukun agawe sentosa, hidup berdampingan dengan damai, saling menghargai dan menghargai.

Dalam sosialisasi pembinaan IP-WK yang dihadiri tokoh agama, masyarakat dan pemuda ini, Ferdy menghadirkan dua pembicara yaitu; Sertu Hendra Setiawan Babinsa Putra Lempuyang dan Doktor Nurcholis dosen UIN Raden Intan Lampung.

Baca Juga :  DPRD Soroti Pengerusan Bukit Camang

Sertu Hendra Setiawan menyampaikan dirinya sangat senang dengan ada sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Sebab, kata Sertu Hendra anak-anak muda saat ini sudah banyak yang melupakan Pancasila sebagai ideologi negara.

Sementara itu, Dr. Nurholis menyampaikan, Amerika Serikat menganut ideologi kapitalis dan Rusia menganut ideologi sosialis. Tetapi, Bung Karno memilih ideologi Pancasila yang dianggap sesuai dengan Indonesia. Karena kondisi masyarakat yang sangat majemuk dari beberapa agama ribuan suku dan bahasa tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)

Berita Terkait

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Ketua DPRD Lampung Hadiri Gerakan Bersatu Alam di TNWK
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:06 WIB

Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintah

Pemprov Dorong Peningkatan PAD

Selasa, 24 Feb 2026 - 09:11 WIB

Pemerintah

Pemprov Gelar Bersih-bersih Tepi Pantai

Selasa, 24 Feb 2026 - 09:08 WIB

Pemerintah

Pemprov Jalin Kerjasama dengan PT Damai Fajar Sentosa

Selasa, 24 Feb 2026 - 09:06 WIB

Pemerintah

Sekda Lakukan Groundbreaking Program Hilirisasi Ayam

Selasa, 24 Feb 2026 - 09:04 WIB

Pemerintah

Gubernur Berharap Ika Unpad Bantu Tingkatkan SDM

Selasa, 24 Feb 2026 - 09:00 WIB