Hanifah : Nilai-nilai Pancasila di masing-masing Wilayah Mulai Terkikis

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran — ‘Perlu saya sampaikan di forum yang penting ini, bahwa bukan lagi rahasia umum. Saat ini Nilai-nilai Pancasila mulai terkikis. Sehingga, DPRD Provinsi Lampung menginisiasi untuk menggaungkan Pancasila melalui sosialisai pada hari ini’, demikian disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifah. Dihadapan warga Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran. Selasa (03/06/2025).

Melalui kegiatan sosialisasi Pancasila, Ketua Muslimat NU Kabupaten Pesawaran tersebut melanjutkan. Warga Desa Banjaran Kecamatan Way Ratai Pesawaran mampu kembali memulai budaya bangsa, dengan menagamalkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian.

“Jelas dan nyata, bahwa terkikisnya nilai-nilai Pancasila, disebabkan terkontaminasi oleh zaman dalam hal ini HP. Tapi, penggunaan HP yg tidak tepat sasaran,” kata Hanifah.

Baca Juga :  Pedagang Ngadu Ke DPRD

Pengaruh HP, kata Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Lampung itu mengungkapkan. Sangat jelas, nyata, dan berbahaya. Misalkan, kebiasaan saat ini anak-anak nangis, kaum ibu pasti memberikan HP, kemudian ketika duduk bersama dalam rumah. Jelas dan nyata masing-masing main HP, tidak ada komunikasi dan berbincang antara anak-orang tua-kakak beradik.

“Tolong dikurangi penggunaan HP, minimal tidak membiasakan kepada anak, ketika menangis untuk di beri Hp. Pengaruh HP, sangat berbahaya.
Pesan saya, bagaimana menjadi warga dan dilingkungan masing-masing. Bukan hanya sebagai individu tetapi bagaimana terhadap lingkungan sekitar,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Lampung Gelar Bimtek Pemahaman Ideologi Pancasila

Ditempat yang sama, Nawawi (narasumber) sosialisasi PIP-WK mengatakan pancasila adalah ideologi. Dan Ideologi, adalah keyakinan kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan yang terpenting adalah Pancasila adalah alat pemersatu anak bangsa, yang tidak membedakan ras, agama, suku, dan budaya.

“Kalau kita tidak berideologi Pancasila, maka semua tatanan kehidupan tidak ada batasan yang mengikat. Pancasila bukan hanya dasar negara. Tetapi, Pancasila juga mengatur tata hidup kita dilingkungan sekitar. Karena kita hidup berdampingan dengan sejumlah agama, ras, budaya dan suku,” tegasnya.

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB