Gubernur Hadiri Upacara Hari Lahir Pasar Tradisional

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Lampung menunjukkan perkembangan signifikan. Pada Minggu, 16 November 2025, sebanyak 722 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Tengah resmi graduasi mandiri. Mereka keluar dari kepesertaan bantuan sosial berdasarkan kemampuan dan kemandirian mereka sendiri.

Kabar menggembirakan ini disampaikan dalam Acara Memperingati Hari Lahir Pasar Tradisional PKH yang dirangkai dengan Wisuda Penerima Manfaat PKH, di Lapangan Dusun III, Kampung Terbanggi Besar, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Acara dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, beserta jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.

Baca Juga :  Sholat Ied Dirumah, Wisata Dibuka Itu Kebijakan Sontoloyo

Dalam laporannya, Lilis Suryati Syahputeri, Pendamping PKH untuk wilayah Terbanggi Besar dan Bandarjaya, menyampaikan bahwa capaian 722 graduasi mandiri ini merupakan tonggak penting bagi Lampung Tengah.

“Ini berarti 722 keluarga telah naik kelas, menjadi lebih mandiri, dan berhasil keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial. Graduasi mandiri adalah bukti bahwa kemiskinan dapat diantarkan menuju akhir, bukan diwariskan,” ujar Lilis.

Gubernur Mirza juga mengapresiasi para pendamping PKH dan tim kabupaten yang berhasil menjadi pionir dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Yakni sistem data tunggal sosial ekonomi yang menjadi rujukan seluruh program pemerintah.

Baca Juga :  PMI Salurkan Korban Kebakaran

“Dengan DTSEN, bantuan tidak lagi diberikan berdasarkan kedekatan, tetapi berdasarkan data. Ini adalah lompatan besar dalam memastikan seluruh program tepat sasaran,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa banyak program nasional akan hadir di Lampung Tengah. Antara lain: MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, program peternakan, perikanan kolam, dan lainnya.

Gubernur meminta agar UMKM PKH, terutama yang sudah lulus graduasi, diprioritaskan memasok kebutuhan MBG dan dapur-dapur di Lampung Tengah. Pendamping juga diminta untuk membuka akses pasar bagi usaha keluarga yang sudah mandiri.(*)

Berita Terkait

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa
Gubernur Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro yang Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar
Wagub Gelar Pertemuan dengan Wamen
Dari Drumband hingga E-Sport, LSO 2026 Satukan Bakat Terbaik Pelajar Lampung
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:02 WIB

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:08 WIB

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB