Arinal Tepis Omongan Affan, Kartu Tani Ide Saya

- Jurnalis

Rabu, 10 Februari 2021 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Inisiator Program Kartu Petani Berjaya (KPB) beberapa hari terakhir ini “diributin” sejumlah tokoh akhirnya membuat Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi angkat bicara.

Seperti diketahui, Pemerhati Pembangunan Lampung, Nizwar Affandi mengungkapkan bahwa Arinal tidak pantas mendapat penghargaan sebagai Inisiator KPB dari PWI Lampung.

Karena menurut dia, inisiasi atau ide KPB berawal dari Eep Saefulloh Fatah dan Tim Polmark Indonesia yang saat itu merupakan konsultan politik Arinal pada Pilgub Lampung 2018.

Penghargaan Inisiator KPB ini, tetap diberikan Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian kepada Arinal Djunaidi dipuncak Hari Pers Nasional (HPN) ke-36, Kemarin, Selasa 09 Februari 2021.

Baca Juga :  Wagub Pimpin Rakor Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah di Lampung

Dalam acara tersebut, Arinal menepis jika dia bukan Inisiator KPB yang dirumuskan oleh beberapa konsultan.

“Program KPB itu inisiasi saya dan ada tiga konsultan yang merumuskannya sejak awal. Jadi, jika ada pihak yang meragukannya, silahkan tanya langsung kesana,” ungkap Arinal.

Diakui Ketua Golkar Lampung ini, muncul program prioritas pertanian di Lampung pada Pilgub 2018 lalu itu, karena dia berlatar belakang pendidikan pertanian.

“Saya anak petani. Latar belakang pendidikan juga petani. Sehingga saya paham betul apa yang dibutuhkan petani. Maka, sejak pencalonan hingga terpilih menjadi gubernur saya memformulasikannya menjadi KPB,” kata Arinal.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Mengikuti Rakor Penanganan Gagal Panen Akibat Banjir

Sebelumnya, Nizwar selain mengungkapkan ketidakpantasan Arinal mendapat penghargaan sebagai Inisiator KPB, juga akan melukai perasaan petani di Lampung. Karena saat ini, hasil petani sedang anjlok-anjloknya. Penderitaan ini ditambah dengan kelangkaan pupuk di Lampung.

“Mungkin dulu Ketua PWI Lampung (non aktif) terlalu sibuk mengurusi tenda, kursi, panggung dan penyanyi yang akan tampil di panggung kampanye Arinal-Nunik dan tidak pernah ikut serangkaian diskusi intens tentang visi, misi dan Janji Kerja,”ungkapnya.(Ridh)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB