Aleg Demokrat Ajak Warga Amalkan Nilai Pancasila

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara dan sumber hukum tertinggi dari segala sumber hukum di Indonesia, saat ini mulai terkikis oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi, salah satunya keberadaan gadget atau smartphone.

Tak dipungkiri, meski memiliki dampak positif, gadget juga tak jarang digunakan untuk melakukan hal negatif, seperti menyebar kabar kebohongan, atau hoax.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung Budiman AS saat melangsungkan giat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila di Sepang Jaya (1/2).

“Bangsa Indonesia saat ini banyak mendapat ancaman dari dalam negeri sendiri, seperti radikalisme, intoleransi, terorisme, ujaran kebencian dan hoax. Maka, dengan digelarnya sosialisasi ini, kita berharap masyarakat khususnya para pemuda bisa membentengi diri dengan memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan empat pilar kebangsaan,” jelas ketua DPC Demokrat Bandarlampung ini.

Baca Juga :  Ketua DPRD Ahmad Giri Akbar Dukung Program Penghapusan Uang Komite Sekolah SMA, SMK dan SLB

Empat pilar kebangsaan yang dimaksud yakni Pancasila sebagai sumber hukum tertinggi dari segala sumber hukum di Indonesia, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dirinya juga menyoroti maraknya geng motor yang meresahkan warga Bandarlampung. Menurut Budiman, hal itu karena tidak ada lagi nilai-nilai Pancasila di tengah para anak muda.

Baca Juga :  DPRD Dukung Sekolah Gratis Jenjang Atas

Dihadiri Budi Raharjo dan Sudarto sebagai narasumber, Anggota Komisi I DPRD Lampung ini juga mengajak masyarakat untuk memerangi radikalisme dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila agar hidup guyub rukun saling menghormati.

Sebab, musuh dari bangsa bukan berasal dari luar saja, melainkan dari bangsa itu sendiri. “Kita dijajah 350 tahun bukan oleh Belanda, melainkan karena politik adu domba, dan akhirnya kita terpecah dan mementingkan ego masing-masing,” ujarnya.

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB