Riana Sari Buka Simposium Sehari Penggunaan NAAT

- Jurnalis

Kamis, 30 November 2023 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Ketua PMI Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membuka Simposium Sehari Optimalisasi Penggunaan Nucleic Acid Amplification Testing (NAAT) untuk Skrining Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD), yang dilaksanakan di Ballroom Swiss-bel Hotel, Bandar Lampung, Sabtu (25/11/2023).

Dalam sambutannya, Ibu Riana menjelaskan bahwa Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yang fungsi utamanya adalah meningkatkan derajat kesehatan melalui pengelolaan darah yang berkualitas, penyediaan darah yang aman dan tepat waktu.

“Transfusi darah merupakan tindakan medis berisiko yang salah satu risikonya adalah penularan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD), sehingga sesuai dengan peraturan yang ada wajib melakukan uji saring pada semua kantong darah yang dikumpulkan terhadap HIV, virus hepatitis B, virus hepatitis C dan sifilis yang menjamin bahwa transfusi dilakukan dengan cara seaman mungkin,” jelas Ibu Riana.

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Ibu Riana, PMI memandang kegiatan pada hari ini sangat penting karena Uji Saring Nucleic Acid Amplification Testing (NAAT) merupakan uji saring darah yang lebih sensitif dalam mendeteksi keberadaan DNA/RNA virus untuk mengurangi risiko terjadinya IMLTD dan memastikan bahwa darah donor yang disalurkan aman dan terjamin kualitasnya.

“Saya selaku Ketua PMI Provinsi Lampung sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana disini sama-sama melindungi pendonor maupun penerima donor,” ujar Ibu Riana.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Gelar Sholat Ied di Mahan Agung Dengan Tertib Prokes

Ibu Riana berharap setelah acara ini Penggunaan NAT ini benar-benar disosialisasikan terutama kepada Pasien atau penerima donor.
“Dan Ini sebagai salah satu upaya atau cara bagi kita untuk melindungi pasien dari penyakit-penyakit infeksi,” ujarnya.
“Dan kepada pendonor, apabila pendonor terdeteksi atau membawa infeksi, diharapkan ini bisa dilakukan atau diobati, sehingga mereka pun tidak mendonorkan darahnya lagi sampai mereka benar-benar sehat,” tambahnya.

“Semoga dengan sosialisasi ini banyak pasien-pasien lebih sadar bagaimana pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri,” ungkap Ibu Riana.

Hal serupa juga disampaikan Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli, bahwasannya Transfusi darah merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang penting. Pemberian yang sesuai indikasi dapat menyelamatkan jiwa dan meningkatkan derajat kesehatan, namun di sisi lain transfusi merupakan tindakan medis yang mengandung risiko karena kemungkinan adanya risiko penularan penyakit seperti HIV, Hepatitis C, Hepatitis B, HTLV, Sifilis, dan lain sebagainya.
“Guna meminimalisir terjadinya penyakit menular tersebut salah satunya adalah melakukan uji saring IMLTD (Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah). Uji saring ini merupakan bagian yang kritis dari proses penjaminan bahwa transfusi dilakukan dengan cara seaman mungkin,” ujarnya.
“Setiap kantong darah yang disumbangkan harus diuji saring terhadap IMLTD paling sedikit meliputi uji Hepatitis B surface antigen (HBsAg), HIV1/ HIV2 antibody, Hepatitis C antibody (antiHCV) dan Sifilis,” tambahnya.

Baca Juga :  Pembangunan Dermaga Lampung-Bangka Belitung Segera Dimulai

Saat ini teknologi uji saring darah melalui deteksi DNA/RNA virus telah dikembangkan seiring pesatnya perkembangan teknologi kedokteran transfusi.
Deteksi molekuler ini terbukti dapat meningkatkan keamanan darah karena kemampuannya dalam mendeteksi donor darah yang sedang berada dalam masa jendela infeksi.
“Metode uji saring molekuler yang dikenal dengan Nucleic Acid Test (NAT) telah banyak digunakan di negara-negara maju sebagai tambahan terhadap uji saring serologi, namun masih belum dapat diterapkan pada seluruh UTD di Indonesia. Hal ini disebabkan peralatan dan reagensia yang masih sulit dan biaya yang sangat mahal sehingga penggunaan uji saring NAT diberikan hanya pada pasien prioritas,” ujar Edwin.

Pasien prioritas tersebut adalah pasien dengan kriteria paling berisiko terinfeksi melalui transfusi darah, yaitu paling sering dan paling banyak memerlukan transfusi darah.

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyambut baik Simposium Sehari Optimalisasi Penggunaan NAT untuk Skrining Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah yang diselenggarakan oleh Unit Donor Darah Pembina PMI Provinsi Lampung.
“Besar harapan kami kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan awareness para dokter dan tenaga laboratorium kesehatan yang bekerja di rumah sakit, UDD, laboratorium klinik umum, pratama, madya dan utama tentang penggunaan NAT dalam pengamanan darah,” ujarnya. (Adpim)

Berita Terkait

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa
Gubernur Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro yang Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar
Wagub Gelar Pertemuan dengan Wamen
Dari Drumband hingga E-Sport, LSO 2026 Satukan Bakat Terbaik Pelajar Lampung
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:02 WIB

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:08 WIB

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB