Pemprov Dorong Melenial Paham Budaya dan Aksara Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com.-Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong agar anak milenial dapat terus kembangkan dan melestarikan budaya Lampung salah satunya dengan terus mengenalkan bahasa dan aksara khas Lampung.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya launching Buku Katalog Naskah Lampung dan Kamus Digital Bahasa Lampung sebagai upaya mengembangkan dan memajukan budaya.

“Bahasa Lampung sebenarnya merupakan bahasa leluhur, bahkan sebelum ada kita di dunia bahasa Lampung sudah ada, di Indonesia hanya sedikit yang memiliki bahasa yang ada aksara artinya Lampung istimewa,” kata Asisten Pemerintah dan Kesra, Qodratul Ikhwan, Selasa (15/3/2022)

Ia mengatakan jika di pulau Sumatera saja yang memiliki aksara hanya Aceh, Medan dan Lampung.”Lampung salah satu daerah yang memiliki bahasa dan aksara artinya menggambarkan budaya Lampung dari leluhur yang sangat tinggi,” jelas dia.

Menurutnya, Lampung ada dua budaya yakni yang pertama pepadun dan sai batin namun kedua suku ini ketika berkomunikasi saling mengerti walaupun kosakatanya berbeda.

Baca Juga :  Biaya Jasa Raharja Tetap Bayar, "Ruwed"

“Sayangnya anak muda sekarang ini mulai melupakan leluhur, yang tahu bahasa Lampung hanya orang yang sepuh yang datang ke Bandar Lampung,” ujar dia.

Maka dengan simposium ini serta hadirnya kamus digital bahasa Lampung harus menjadi sesuatu yang diapresiasi tinggi karena ini adalah budaya. “Bisa saja belajar bahasa Lampung meskipun dengan dialek daerah lain yang penting jangan malu berbahasa Lampung,” katanya.

Menurutnya, dengan digitalisasi pengetahuan budaya lampung, diharapkan anak muda belajar bahasa Lampung, karena masih ada daerah yang menanamkan tradisi mengembangkan budaya bahasa tak ada salahnya milenial Lampung kembangkan juga bahasa Lampung.

“Kita harus tahu bahasa Lampung, misal tahu bahasa Jawa, manado, Arab lebih baik untuk pengetahuan, tapi kalau paham bahasa budaya asal lebih penting,” jelas dia.

Baca Juga :  Mentan Apresiasi Lampung, Jadi Lokomotif Pangan

Dengan adanya Peraturan Daerahtentang bahasa Lampung kita mendorong fakultas atau jurusan di Universitas yang ada di Lampung seperti Unila dan UIN untuk membuka program studi bahasa Lampung.

“Kita dorong juga sekolah untuk membuat kurikulum bahasa Lampung dengan harapan semoga dapat menambah khasanah pengetahuan, referensi dan informasi Bahasa Lampung,” ujar Qudrotul.

Menurut Qudrotul bahasa akan terus berkembang seiring dengan peradaban manusia yang menggunakannya. Suatu bahasa akan punah ketika tidak dipergunakan lagi dalam percakapan sehari-hari.

“Oleh karena itu, semua masyarakat harus menyadari jika bahasa penting dan berharganya bahasa yang kita miliki. Ada Ciri Khasnya.Anak anak Kaum melenial.

Siapa lagi kalau bukan Anak anak Muda dapat Melestarikan Budaya Lampung,Agar terus terjaga melestarikannya. (Ilham)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB