IMM Kota Bandar Lampung Kecam Pembuangan Limbah Medis Oleh RS Urip Sumoharjo

- Jurnalis

Selasa, 16 Februari 2021 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Pembuangan Limbah medis sembarangan oleh pihak Rumah Sakit Urip Sumoharjo mendapat kecaman dari Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bandarlampung.

Menurut Bidang LKH PC IMM Kota Bandar Lampung, Ardian Zahkam, tindakan pembuangan limbah medis sesuai dengan SE bernomor S.401/PSLB3/PS/PLB.0/10/2020 dari Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) wajib dikelola berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.2/MenLKH/PSLB3/PLB.3/3/2020 tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (Limbah B3) dan sampah rumah tangga dari penanganan Covid-19.

“Surat edaran Menteri LKH secara umum mengatur pengelolaan limbah medis (B3) dengan cara menyimpan limbah medis dengan kemasan tutup selama dua hari dan untuk pemusnahan dilakukan menggunakan fasilitas insineator dengan suhu pembakaran manimal 8000 C atau otoklaf yang dilengkapi dengan pencacahan,” ungkapnya, Selasa (16/2).

Baca Juga :  Gubernur :Jadikan Lampung Sentra Pengembangan Lobster

Dari sini sudah jelas sambungnya, apa yang dilakukan oleh RS Urip Sumuharjo telah melanggar surat edaran dari Menteri LKH dengan membuang Limbah medis (B3) di Tempat Pembuang Akhir (TPA) Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

“TPA sampah rumah tangga tidak diperbolehkan sebagai tempat pembuangan limbah medis (B3) dikarenakan selain dapat membahayakan warga disekitar, zat yang terkandung dalam limbah medis (B3) bisa merusak lingkungan yang ada disekitarnya jelas ini sangat merugikan kita semua,” tutur dia.

Baca Juga :  Bunda PAUD Ingatkan Peran Guru

Apalagi di era pandemi bencana non-alam covid-19 ini baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah bahu membahu melawan pandemi ini supaya cepat berakhir.

“Jadi kami mengecam keras tindakan pembuangan limbah medis B3 di TPA Bakung Kota Bandar Lampung selain dapat membahayakan kelangsungan hidup manusia dan lingkungan,” ujarnya.

Ditegaskannya, pembungan limbah medis ini juga ditakuti menjadi klaster baru penularan covid-19.

“Dari itu Bidang Lingkungan Hidup PC IMM Kota Bandar Lampung meminta Pemerintah Kota terutama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung untuk menindak lanjuti kasus ini agar tidak terjadi lagi dikemudian hari,” tutupnya.(Syarif)

Berita Terkait

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa
Gubernur Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro yang Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar
Wagub Gelar Pertemuan dengan Wamen
Dari Drumband hingga E-Sport, LSO 2026 Satukan Bakat Terbaik Pelajar Lampung
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:02 WIB

Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:08 WIB

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB