Marindo Ajak Budidaya Anggur Jadi Peluang Usaha

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com — Penjabat Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan mengatakan prospek budidaya anggur di Kabupaten Pringsewu masih terbuka lebar, baik untuk kebutuhan konsumsi, pemasaran, maupun konsep agrowisata petik buah. Hal tersebut dilihat dari potensi lahan pekarangan di daerah ini yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan untuk usaha budidaya anggur yang mencapai 3.508 hektar yang tersebar di sembilan kecamatan.

Penjabat Bupati Pringsewu mengatakan hal itu saat membuka Bimbingan Teknis Teknologi Budidaya Anggur di Sekretariat DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Kabupaten Pringsewu di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Kamis (24/10/2024).

Meskipun ketersediaan lahan di Kabupaten Pringsewu untuk budidaya anggur cukup luas, namun hingga saat ini untuk pemanfaatannya masih belum optimal, dimana berdasarkan data ASPAI Kabupaten Pringsewu, baru memiliki total populasi tanaman anggur sebanyak 5.309 batang yang tersebar di Kecamatan Ambarawa (4.416 batang), Kecamatan Banyumas (275 batang), Kecamatan Pagelaran (191 batang), Kecamatan Sukoharjo (155 batang), Kecamatan Pardasuka (132 batang), Kecamatan Pringsewu (126 batang), Kecamatan Gadingrejo (10 batang), dan Kecamatan Adiluwih (4 batang).

Baca Juga :  Marindo Garansi ASN Pringsewu Netral

“Luasan lahan budidaya sendiri baru 6,54 hektar, yakni 5,48 hektar di Kecamatan Ambarawa, 0,33 hektar di Kecamatan Banyumas, 0,22 hektar di Kecamatan Pagelaran, 0,19 hektar di Kecamatan Sukoharjo, 0,16 hektardi Kecamatan Pardasuka, 0,15 hektar di Kecamatan Pringsewu, serta 0,01 hektar di Kecamatan Adiluwih,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Marindo, buah anggur merupakan buah sub tropis yang kini semakin populer di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat produksi anggur di Indonesia pada 2023 lalu mencapai 13.405 ton. Namun, jumlah produksi tersebut belum mencukupi kebutuhan masyarakat dan masih bergantung dengan anggur impor.

“Hal ini tentunya dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan para pecinta anggur untuk dapat mengisi kebutuhan tersebut. Sebab, budidaya anggur sebenarnya tidak mengharuskan ketersediaan lahan yang luas, bahkan anggur ini dapat dikembangkan di lahan pekarangan sekitar rumah,” katanya.

Baca Juga :  HKN Ke-57, Bupati Pringsewu Ajak Potensi Bangsa Bangun Generasi Sehat

Penjabat Bupati Pringsewu berharap melalui pembinaan dan bimbingan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian serta ASPAI Kabupaten Pringsewu akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk membudidayakan anggur. Sehingga kedepan akan semakin berkembang, dan bahkan dapat menjadi Pekon Anggur di Kabupaten Pringsewu, serta menjadi salah satu primadona pariwisata Bumi Jejama Secancanan.

“Untuk itu kedepan kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun provinsi serta seluruh stakeholder terkait agar cita-cita tersebut dapat terwujud,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek Budidaya Anggur tersebut dihadiri Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Dr.Liferdi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Masykur Hasan, Inspektur Kabupaten Pringsewu Andi Purwanto, Kadis Pertanian Siti Litawati, Kadis Ketahanan Pangan Hendrid, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Iskandar Muda, Plt Kadis Koperindag Sulistiyo Ningsih, Camat Ambarawa Eko Purwanto, Ketua DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu Agung Hariatmoko, serta narasumber dari DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu. (*)

Berita Terkait

Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak
Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex
Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar
Fajar Baru Semakin Maju Desaku, Desamu, Desa Kita semua
Tiga Kali Mengancam dan Mencelakai Korban, JE Dilaporkan ke Polisi
Penjabat Bupati Pringsewu Dianugerahi Sebagai Bapak Penggerak Bambu
Dibuka Pj Bupati Pringsewu, Yayasan IMBOS Gelar Seminar Parenting
Pj Bupati Pringsewu Serahkan DPA 2025 Kepada Perangkat Daerah
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 21:07 WIB

Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak

Jumat, 21 November 2025 - 21:53 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex

Kamis, 20 November 2025 - 13:48 WIB

Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:07 WIB

Fajar Baru Semakin Maju Desaku, Desamu, Desa Kita semua

Sabtu, 20 September 2025 - 09:25 WIB

Tiga Kali Mengancam dan Mencelakai Korban, JE Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB