Serius Gelar Pansus DPRD, Dewan Cah Angon Sebut Inisial Pabrik ‘Pemain’ Harga Singkong di Lampung

- Jurnalis

Senin, 8 Februari 2021 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com-Anggota DPRD Provinsi Lampung I Made Suarjaya mengatakan bahwa akan melaporkan temuannya terkait harga singkong yang tidak wajar di Lampung, Dirinya menduga ada permainan oligopoli oleh sejumlah perusahaan yang membuat harga di petani sangat rendah.

“Hari ini akan didaftarkan untuk pembahasan pembentukan pansus (panitia khusus), saya sudah siapkan bukti-bukti pendukung, kali ini kita tidak mau kecolongan,” ujar legislator Partai Gerindra ini kepada awak media, dikantor DPRD Prov. Lampung, Senin (8/2).

Ketika ditanyakan tentang nama-nama perusahaan, Dewan yang akrab dipanggil Cah Angon ini hanya memberikan inisialnya. “Dugaan kuat ada beberapa; BW, UJ, SI, SM, dua lagi ntar di pansus,” paparnya.

Baca Juga :  Kabupaten Pringsewu Tuan Rumah Muswil Ke-3 Forum MKKS Provinsi Lampung

“Saya juga akan minta pihak KPPU kanwil II Sumatera untuk dimintakan keterangan atas dugaan permainan ini, karena kami dapat laporan banyak aduan tentang hal ini yang parkir disana,” ungkapnya.

Sebelumnya Anggota DPRD I Made Suarjaya mendapat aduan dari kelompok petani singkong asal Desa Sidodadi, Kec. Bandarsurabaya, Kab. Lampung Tengah. Mereka putus asa karena hasil pertaniannya tidak cukup untuk modal menanam kembali. Menilai ada pola oligopoli dalam memainkan harga singkong, Dewan Cah Angon ini bersuara dengar keras dan bertekat memberantas hal tersebut.

Baca Juga :  Dibuka Pj Bupati Pringsewu, Yayasan IMBOS Gelar Seminar Parenting

“Saya tahu ini perusahaan raksasa semua, saya sudah minta restu fraksi dan pimpinan partai di Lampung. Bila perlu saya akan menghadap pimpinan di Jakarta. Yang jelas oligopoli ini harus dilawan, buat apa perusahaan besar-besar tapi petani sengsara,” ungkapnya. (win)

Berita Terkait

Tanpa Bantuan, Puluhan Warga Inisiatif Buka Akses Jalan Baru
Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak
Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex
Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar
Banjir Tokoh, Giliran Sekretaris Muhammadiyah Gabung Sikambara
Aklamasi Musda dan Rakerda PFI 2025 Tetapkan Juniardi Sebagai Ketua PFI Lampung Untuk 2026-2029
Semen Baturaja Gelar Temu Jago Bangunan di Bandar Lampung untuk Tingkatkan Skill Tukang Lokal
Sovereign AI: AMSI Dorong Kemandirian Digital di Tengah Ancaman Krisis Media
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 06:38 WIB

Tanpa Bantuan, Puluhan Warga Inisiatif Buka Akses Jalan Baru

Rabu, 26 November 2025 - 21:07 WIB

Kades se-Indonesia Ancam Demo Permenkeu No. 81/2025 Tidak Berpihak

Jumat, 21 November 2025 - 21:53 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Kejari Lampung Utara Tahan Tersangka KDRT Subli Alias Alex

Kamis, 20 November 2025 - 13:48 WIB

Sekda Nukman Diduga Otak Penipuan 46 Kepsek di Lambar

Kamis, 6 November 2025 - 14:32 WIB

Banjir Tokoh, Giliran Sekretaris Muhammadiyah Gabung Sikambara

Berita Terbaru

Pemerintah

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:34 WIB

Pemerintah

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:08 WIB

Pemerintah

Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah

Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pengelolaan Birokrasi Hingga Desa

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:05 WIB