Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dekranasda Provinsi Lampung kembali mengambil langkah strategis dan menunjukkan kinerja
nyata dalam memajukan industri kreatif lokal, memutar roda ekonomi, sekaligus
melestarikan warisan budaya Lampung. Hal ini dibuktikan melalui acara Perayaan Pembukaan Batik Keris Lampung di Mall Boemi Kedaton, Sabtu (18/7/2026).

Kolaborasi eksklusif antara Dekranasda Provinsi Lampung dengan merek ritel nasional ternama Batik Keris menjadi ruang usaha baru dalam memasarkan motif wastra khas Lampung ke kancah nasional. Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan hasil dari langkah strategis pemerintah dalam menarik investor dan membuka ruang promosi seluas-luasnya bagi kekayaan wastra Lampung. Ia juga memastikan proses panjang dari kolaborasi ini akan senantiasa menjaga nilai filosofis budaya Lampung.

​“Sebelumnya Dekranasda telah berkonsultasi dengan tokoh budaya, Bapak Ansori Djausal dan juga Umi Ria agar penempatan siger, kapal ataupun komoditi seperti daun kopi dan biji lada itu tepat.” jelas Wulan.

Pemprov Lampung dan Batik Keris dalam kolaborasi ini tidak hanya mengedepankan estetika semata. Keduanya sepakat untuk menyelipkan edukasi budaya pada setiap produk yang akan dilengkapi dengan hangtag (label) khusus yang menceritakan filosofi di balik motif tersebut. Dengan demikian, masyarakat yang membeli tidak hanya memakai tetapi juga memahami dan menghargai nilai-nilai luhur budaya Lampung.

Baca Juga :  Gubernur Mengikuti Acara Mandiri Invesment Secara Virtual

Dekranasda Provinsi Lampung juga menargetkan perluasan pasar wastra bagi kalangan muda seperti Gen-Z dan milenial menggunakan sentuhan modern dan elegan, yang ready to wear, baik untuk busana kasual maupun formal. Lebih jauh, karya-karya bermotif Lampung ini akan didistribusikan ke lebih dari 120 gerai Batik Keris yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

​“Tentunya berbagai ornamen khas Lampung harus terus kita kembangkan melalui inovasi desain, peningkatan kualitas serta promosi yang berkelanjutan hingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Lampung yang sekaligus diminati di pasar luas.” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro mengucapkan terimakasih kepada seluruh mitra dan hadirin pada acara tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya sebagai mitra strategis Dekranasda dalam hal pelestarian budaya.

Baca Juga :  Mendes Tinjau Perternakan di Lamsel

“Kami berharap kehadiran Batik Keris di Lampung tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ruang untuk semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia. Semoga mendapatkan dukungan dari masyarakat Lampung sehingga kami bisa terus berkembang di kancah nasional.” ungkap Lina.

Acara Perayaan Pembukaan ini secara simbolis dibuka dengan pemukulan gong bersama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung dan Komisaris Utama Batik Keris yang turut didampingi oleh Ketua IKAD Lampung, Irene Fransisca Giri, Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Ketua Umum DPP Mighrul Lampung, Dwita Ria Gunadi, serta Perwakilan Bank Indonesia dan OJK Provinsi Lampung.

Kegiatan diakhiri dengan agenda peninjauan langsung gerai Batik Keris yang bertempat di Lantai 1 Mall Boemi Kedaton oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pengurus Dekranasda dan manajemen Batik Keris. Dalam tinjauannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas kualitas karya yang ditampilkan dan keberhasilan integrasi budaya lokal ke dalam produk berskala nasional. (Pemerintah Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Setelah 11 Tahun Menanti, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro
Pemprov Lampung Dorong Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf
Sinergi Pemprov dan BI Lampung Pacu Ekonomi Digital Lewat Event SIGER Sport 2026
Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa Lewat Program Desaku Maju
Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemprov Lampung Perkuat Kebersamaan dan Doro
Pemprov Lampung Perkuat Pengelolaan APBD Berbasis Kinerja untuk Dorong Pembangunan Berkualitas
Lampung Masuk 5 Besar Nasional ADLGA 2026, Kepemimpinan Digital Sekdaprov Marindo Dinilai ASKOMPSI
Ekonomi Syariah Jadi Pengungkit Pertumbuhan Inklusif, Lampung Susun Langkah Strategis 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Setelah 11 Tahun Menanti, Pemprov Lampung Kebut Pembangunan Ruas Jalan Wates–Metro

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Pemprov Lampung Dorong Bandar Lampung Expo Jadi Ruang Strategis Perdagangan, Pariwisata, dan Ekraf

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Dekranasda Provinsi Lampung Perkuat Industri Kreatif, Batik Keris Jadi Etalase Wastra Khas Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Sinergi Pemprov dan BI Lampung Pacu Ekonomi Digital Lewat Event SIGER Sport 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa Lewat Program Desaku Maju

Berita Terbaru