Lesty : Pers Harus Uji Kekuasaan

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Hari Pers Nasional 2026 dimaknai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, bukan sebagai perayaan simbolik, melainkan sebagai titik evaluasi arah demokrasi. Baginya, pers yang sehat adalah pers yang berani menguji kekuasaan dan konsisten berdiri di sisi kepentingan rakyat.

Lesty menegaskan bahwa peran media tidak bisa dipisahkan dari kualitas pembangunan. Ia menyebut, setiap kebijakan publik, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,membutuhkan pengawasan yang jernih dan objektif.

“Pers tidak boleh kehilangan daya kritisnya. Tanpa kontrol yang kuat dari media, kebijakan bisa kehilangan arah dan jauh dari kebutuhan masyarakat,” ujar Lesty, Minggu (09/02).

Menurut Lesty, tantangan pers hari ini semakin kompleks. Disrupsi digital menghadirkan banjir informasi, namun tidak semuanya lahir dari proses verifikasi yang benar. Di tengah situasi itu, media arus utama dituntut menjadi jangkar kebenaran.

Baca Juga :  Lesty Waspadai Cluster Baru

“Kecepatan adalah tuntutan zaman, tetapi akurasi adalah prinsip. Pers harus tetap memegang etika, menjaga independensi, dan tidak larut dalam polarisasi,” tegasnya.

Lesty juga menyoroti pentingnya keberanian dalam menyuarakan kepentingan kelompok rentan. Ia meyakini bahwa fungsi pers bukan hanya menyampaikan pernyataan pejabat, melainkan menghadirkan realitas masyarakat apa adanya.

“Ketika rakyat kecil tidak terdengar, di situlah pers harus hadir. Demokrasi bukan hanya soal prosedur, tetapi soal keberpihakan pada keadilan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Lampung sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan ini.

Baca Juga :  Mirza Yakin Balam Segera Zona Hijau

Momentum HPN 2026, lanjut Lesty, harus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers adalah fondasi negara demokratis. Namun kebebasan itu, menurutnya, harus diiringi tanggung jawab moral dan profesionalisme yang tinggi.

Lesty menambahkan, hubungan antara pers dan instansi pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif seharusnya dibangun di atas transparansi dan saling menghormati peran. Ia meyakini, ruang demokrasi akan semakin sehat ketika media diberi akses yang terbuka untuk menggali data, menguji kebijakan, serta menyampaikan kritik tanpa tekanan.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah menjadi mata dan telinga rakyat. Karena ketika pers tegak berdiri, demokrasi tidak akan mudah runtuh,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah
Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan
Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu
Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga
Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa
Andika Wibawa Ajak Masyarakat Susunan Baru Perangi Narkoba
8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi
Budiman Dorong Edukasi Selamatkan Kaum Muda dari Narkoba
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Keuangan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Dewan Sepakat Kota Baru Dilanjutkan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:15 WIB

Syukron Ajak Karang Taruna Bangun Pringsewu

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:13 WIB

Syukron Ingatkan Pentingnya Pondasi Keluarga

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Imelda Gelar Sosper di Karya Penggawa

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB