Wagub Buka Acara Kick Off Meeting Literasi

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela membuka Acara Kick Off Meeting Literasi Numerasi dan Talk show Pendidikan yang di gagas oleh Program Kreasi Save The Children bersama LP Ma’arif NU PBNU di Hotel Holiday Inn Kota Bandarlampung, Selasa (25/2/2025).

Program KREASI (Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia) Save the Children, bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dan kompetensi literasi, numerasi, dan karakter anak usia sekolah dasar dan meningkatkan kemampuan fondasi anak usia dini yang mendukung transisi mereka ke tahap berikutnya melalui praktik dan kebijakan di empat area fundamental (outcome), yaitu : kurikulum dan asesmen, pengajaran, kepemimpinan, serta perlindungan Anak.

Baca Juga :  Riana Sari Bagikan Sembako Ke Warga Lamsel

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, mengapresiasi setinggi-tingginya serta mendukung Program Kreasi Save The Children dan LP Ma’arif NU PBNU yang menjadikan Provinsi Lampung sebagai lokus Nasional dalam Program Literasi, Numerasi, dan Karakter Terintegrasi.

“Hal ini merupakan tantangan bagi Pemerintah Provinsi Lampung karena Lampung menduduki peringkat cukup rendah dalam tingkat literasi di Indonesia. Maka dengan adanya Program ini diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan angka literasi di Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Hal ini menurut Wakil Gubernur, sesuai dengan prinsip GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion), dimana setiap anak bangsa memiliki hak dan kesempatan yang sama tanpa memandang gender, latar belakang sosial, maupun kondisi fisik mereka.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Dorong Pembangunan Berkontribusi Pada Pencapaian Visi dan Asta Cita Pembangunan Nasional

Menurut Wagub pendekatan pembangunan yang berbasis GEDSI ini harus menjadi bagian yang integral dalam semua aspek perencanaan dan implementasi kebijakan.

“Selain itu, kita tidak boleh melupakan perlindungan anak, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan. Sinergi juga perlu dilakukan antar Organisasi Masyarakat serta Organisasi aktivis perempuan dan Anak, agar dapat mengentaskan permasalahan kekerasan pada anak di Daerah.(*)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB