Gubernur Resmi Buka Lampung Fest 2025

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Rahmat Mirzani Djausal didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung membuka Lampung Fest 2025, di PKOR Way Halim, Rabu (12/11/2025).

Gelaran Lampung Fest 2025 mengusung tema “Coffee and Tourism”. Tema ini dipilih untuk mensinergikan dua kekuatan ekonomi utama Lampung.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa komoditas  kopi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Lampung (5,4% di Kuartal I, tertinggi di Sumatra).

Namun demikian, Gubernur menyoroti ironi bahwa 70% ekspor kopi nasional dari Lampung masih berbentuk biji mentah (green bean). Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi saat ini berfokus pada hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah. Gubernur juga mengapresiasi keberhasilan ekspor perdana kopi matang (roasted  coffee) yang baru-baru ini dilakukan pengusaha lokal.

“Provinsi Lampung tentu dengan bangga akan menghilirisasi, akan memberikan nilai tambah terhadap  kopi-kopinya. Saya dan rekan-rekan ingin bagaimana kopi Lampung ini jauh lebih terkenal, bukan hanya di luar negeri tapi juga di Indonesia. Dan benar-benar diberikan nilai tambah, diproduksi di Provinsi Lampung,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Kabar Baik, Kemendag - Kemenko Perekonomian Siap Bahas Larangan Impor Tapioka dan Singkong

​Terkait sektor pariwisata, Gubernur mengungkapkan bahwa tahun ini Provinsi Lampung mengalami lonjakan kunjungan domestik. Setelah mencatat 18 juta wisatawan di tahun 2024, kunjungan wisatawan diproyeksikan akan menembus 28 juta orang di tahun 2025.

Gubernur mengungkapkan akan ​menjadikan jutaan wisatawan tersebut sebagai duta atau agen promosi yang ikut mempromosikan kopi Lampung sehingga semakin terkenal dan harganya meningkat.

“Bayangkan kalau 30 juta wisatawan kita pulang ke rumahnya dari seluruh Indonesia, dia coba kopi Lampung, dia suka dengan kopi Lampung, maka kopi Lampung akan semakin terkenal dan harganya akan semakin tinggi, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas, meningkatkan ekonomi yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Gubernur juga dengan bangga menekankan bahwa Lampung Fest 2025 berhasil diselenggarakan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan murni atas hasil kolaborasi inklusif dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan (pelaku ekraf, komunitas media sosial, komunitas kuliner, UMKM, komunitas EO, komunitas promotor musik, band lokal, dll).

Baca Juga :  Pemprov Dipuji Kemdagri

Dengan semangat kolaborasi inklusif ini, Lampung Fest 2025 bukan hanya menjadi sekadar sarana pameran saja tetapi menjadi wadah inkubasi dan promosi serta gairah baru dalam penyelenggaraan event besar di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung Bobby Irawan melaporkan, Lampung Fest 2025 digelar selama 15 hari, 11 November – 25 November 2025.

Festival ini diselenggarakan untuk mendukung gerakan Bangga Berwisata dan Bangga Buatan Indonesia dan bertujuan menjaring wisatawan domestik dengan target 200.000 hingga 300.000 pengunjung selama 15 hari, dengan harapan mencapai putaran transaksi sebesar Rp30-50 miliar.

Rangkaian acara meliputi berbagai festival budaya, kuliner, dan musik yang menampilkan musisi nasional dan lokal. Pameran juga menampilkan Paviliun Kopi, Semarak Anjungan Kabupaten/Kota, Trade Fair, Ekspos Pembangunan dan Pelayanan Publik serta UMKM Nusantara Expo, dengan total partisipasi dari 6 anjungan kabupaten/kota, 14 OPD, 3 perguruan tinggi, perbankan, BUMN, 40 perusahaan, serta melibatkan sekitar 250.(*)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB