Gubernur Ingatkan Pentingnya Pelestarian Adat dan Budaya

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya melestarikan adat dan budaya Lampung sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Lampung, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada karakter masyarakat yang kuat serta menghargai nilai-nilai budaya di dalamnya.

​Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) bertema “Cawo Bubalah Lampung” yang digagas oleh Mighrul Lappung Bersatu bertempat di Balai Keratun, Jumat (22/5/2026).

​Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Mighrul Lappung sekaligus implementasi dari Instruksi Gubernur Lampung Nomor 4 Tahun 2025 tentang Kamis Beradat.

Mengusung semangat Boedi Oetomo sebagai tonggak kebangkitan kesadaran akan identitas, ilmu pengetahuan, dan budaya bangsa, Mighrul Lappung optimis menyelenggarakan Lomba Cawo Bubalah Lampung.

​Selain itu, kegiatan ini juga terinspirasi dari perjuangan R.A. Kartini di sektor pendidikan. Mighrul Lappung memandang pentingnya peran perempuan yang tidak terbatas pada urusan keluarga saja, melainkan juga dalam hal menjaga bahasa, budaya, serta identitas daerah. Melalui langkah ini, Mighrul Lappung membidik generasi muda demi keberlanjutan budaya lokal.

Baca Juga :  Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Pemprov Lampung Dorong Digitalisasi dan Kemandirian Fiskal

Lomba Cawo Bubalah Lampung diikuti oleh total 33 peserta dengan menggunakan dua dialek, yaitu dialek O dan dialek A. Adapun keseluruhan peserta berasal dari dua kategori yang berbeda yaitu :

1. Kategori Umum sebanyak 16 peserta, dan
2. Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu sebanyak 17 peserta.

Meski dalam pelaksanaan tahun pertama ini animo masyarakat diakui belum terlalu masif, Mighrul Lappung tetap berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan. Ke depan, acara akan dikemas dengan konsep yang lebih inovatif, menarik bagi generasi muda, serta memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan OPD terkait dalam hal sosialisasi.

​“Lomba Cawo Bubalah Lampung ini mungkin merupakan langkah kecil yang kami lakukan. Namun, kami percaya bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi pelestarian bahasa dan budaya Lampung,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria.

​Pada kesempatan yang sama, Dwita juga memaparkan program pelestarian lain yang tengah berjalan, salah satunya adalah kursus Bahasa Lampung. Kursus yang bertujuan memotivasi masyarakat agar aktif berbahasa daerah ini telah berlangsung selama 5 minggu, bekerja sama dengan Universitas Lampung.​

Baca Juga :  Gunernur Ajak Bangun Keluarga Edukatif

​Gubernur Lampung sangat mengapresiasi langkah nyata yang diambil oleh Mighrul Lappung Bersatu. Gubernur juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Mighrul Lappung karena telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan Provinsi Lampung, khususnya pada sektor kebudayaan.

​Menurut Gubernur, kegiatan ini merupakan langkah bersama dalam memotivasi generasi muda Lampung untuk terlibat aktif menggunakan bahasa Lampung.

Berdasarkan penilaian dewan juri, berikut daftar pemenang Lomba Cawo Bubalah Lampung :

​Kategori DPP Mighrul Lappung Bersatu :

​Juara 1 : DPP Bidang Seni dan Olahraga
​Juara 2 : DPP Kota Metro
​Juara 3 : DPP Bidang Pendidikan

​Harapan 1 : Mighrul Kabupaten Tulang Bawang
​Harapan 2 : Mighrul Kabupaten Lampung Barat
​Harapan 3 : Mighrul Kabupaten Way Kanan

​Kategori Umum :

​Juara 1 : Tim Inti asal Kota Bandar Lampung
​Juara 2 : Anisa, dkk asal Kota Bandar Lampung
​Juara 3 : Mutia, dkk asal Kabupaten Way Kanan

​Juara Favorit : Tim Nyenyok asal Kabupaten Way Kanan

​Penghargaan Khusus:

​Karya Motivasi Terbaik : Jejamo Production asal Kota Bandar Lampung.

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB