Gubernur Buka Rakor Peningkata Produksi Pangan

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Pangan Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam mendorong kesejahteraan petani, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan rakor tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (26/05/2026).

Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Pangan Provinsi Lampung Tahun 2026 tersebut dihadiri jajaran Kementerian Pertanian RI, Kementerian Pekerjaan Umum RI, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, organisasi petani, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Dalam arahannya, Gubernur memaparkan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional. Namun, produktivitas sejumlah komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong masih berada di bawah capaian negara-negara lain.

“Kalau kita bisa meningkatkan produktivitas, bukan hanya hasil panennya yang naik, tetapi juga kesejahteraan petani, daya beli masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah akan ikut terdorong,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Wagub Buka Acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Tahun 2022

Gubernur menjelaskan, saat ini sekitar 1,3 juta petani di Lampung menggantungkan hidup pada tiga komoditas utama tersebut. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian menjadi agenda prioritas yang harus diwujudkan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Ia juga memaparkan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menyumbang kontribusi besar senilai Rp150 triliun atau setara dengan 28 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung. Dari total luas wilayah Lampung sebesar 3,3 juta hektare, terdapat sekitar 1,2 hingga 1,3 juta hektare lahan pertanian aktif yang menghidupi sekitar 2 juta tenaga kerja.

“Struktur tanah kita, struktur tanaman kita menyebabkan Lampung menjadi daerah yang memberi makan daerah-daerah lain di sekitarnya. Dan itu sudah terjadi puluhan tahun yang lalu,” ujar Gubernur dalam arahannya.

Ia menekankan peran historis Lampung sebagai lumbung pangan penyokong kebutuhan komoditas padi, jagung, dan singkong untuk wilayah Jawa, Sumatera, hingga DKI Jakarta.

Baca Juga :  Gubernur : "Pemda Menyapa" Bisa Lebih Mendekatkan Pemerintah dan Masyarakat

Gubernur juga menggaris bawahi komitmen pemerintah dalam mendongkrak kesejahteraan petani melalui intervensi tata niaga dan stabilitas harga. Kebijakan proteksi harga di tingkat produsen, seperti harga gabah yang kini mencapai Rp6.500 per kilogram, dinilai telah meningkatkan pendapatan para petani.

Dampak positif dari penguatan ekonomi pedesaan ini ditandai dengan meningkatnya penjualan kendaraan bermotor hingga 30 persen di berbagai kabupaten, serta kenaikan angka pendaftaran mahasiswa baru pada perguruan tinggi swasta (PTS) di Lampung hingga 20 persen.

Menghadapi proyeksi Indonesia Emas 2045 yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun, serta ancaman krisis pangan dunia di masa mendatang, Gubernur menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk fokus meningkatkan produktivitas hasil pertanian melalui intensifikasi dan pemanfaatan teknologi modern.(*)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB