Gercep Koperasi IJP Gandeng Gapoktan Lamtim

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com — Koperasi IJP Maju Sejahtera terus memperluas kolaborasi dalam mendukung program hilirisasi pertanian dan pemberdayaan desa di Provinsi Lampung. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan kerja ke Kelompok Tani Desa Teluk Dalam, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, Kamis (7/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program “Desaku Maju” yang digagas Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis inovasi dan ekonomi berkelanjutan.

Ketua Koperasi IJP Maju Sejahtera, Deni Kurniawan, mengatakan pihaknya melihat potensi besar pengembangan budidaya magot yang selama ini dilakukan kelompok tani setempat. Menurutnya, magot tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mampu menjadi solusi pengolahan limbah organik sekaligus bahan utama produksi pupuk cair dan pupuk kompos.

“Pengembangan budidaya magot ini sangat potensial. Selain menjadi media produksi pupuk cair dan pupuk kompos, juga dapat mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar. Ini yang ingin kami dorong melalui kerja sama berkelanjutan,” ujar Deni.

Baca Juga :  Arinal Hadiri Puncak Harganas

Ia menambahkan, keberadaan kelompok tani inovatif seperti di Desa Teluk Dalam perlu mendapat perhatian lebih serius karena mampu menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan manfaat besar bagi sektor pertanian.

Ketua Kelompok Tani Desa Teluk Dalam, Mustajib, bersama anggota kelompok tani Santoso, menyambut baik kunjungan tersebut.

Mereka berharap adanya kolaborasi dengan Koperasi IJP Maju Sejahtera dapat membuka peluang pengembangan usaha dan pemasaran produk secara lebih luas.
Santoso mengungkapkan, selama ini budidaya magot yang mereka kembangkan belum mendapatkan perhatian maksimal, meskipun inovasi tersebut pernah meraih prestasi tingkat nasional.

“Produksi pupuk cair dan pupuk kompos berbahan magot ini pernah menjadi inovasi juara tingkat nasional pada tahun 2023. Namun sangat disayangkan, sampai hari ini pengembangannya belum berlanjut secara maksimal,” kata Santoso.

Ia menjelaskan, saat ini kelompok tani telah memiliki stok sekitar 5.000 liter pupuk cair yang siap diproduksi sesuai permintaan pasar. Bahkan, produk tersebut mulai mendapat pesanan dari luar daerah.

Baca Juga :  Riana Sari Sampaikan Hal Penting Dalam Rakor PKK

“Produk kami juga sudah dipesan dari Provinsi Jambi melalui Dinas Pertanian setempat. Ini membuktikan kualitas dan potensi pasar pupuk cair berbahan magot cukup besar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung, Abung Mamasa, menilai inovasi pengolahan magot menjadi pupuk cair dan pupuk kompos merupakan terobosan yang sangat positif bagi dunia pertanian modern.

Menurutnya, kehadiran Koperasi IJP Maju Sejahtera diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi antara kelompok tani, pemerintah, dan sektor usaha dalam memperkuat hilirisasi produk pertanian di Lampung.

“Ini sebuah capaian luar biasa. Kelompok tani mampu menciptakan pupuk cair berbahan magot dengan potensi ekonomi yang besar. Insyaallah hal ini akan kami sampaikan kepada Gubernur Lampung agar mendapat perhatian dan dukungan lebih lanjut,” ujar Abung.

Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadi model pengembangan pertanian berbasis inovasi desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB