Daerah Di Lampung Terus Bertambah Terjangkit PMK

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus ditemukan disejumlah daerah di Lampung. Jika sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung (Lili Mawarti) mengklaim hanya empat kabupaten (Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji dan Lampung Timur) yang terjangkit PMK, kini bertambah Metro.

Di Metro ditemukan belasan hewan ternak yang sudah positif terjangkit PMK. Rinciannya, 13 ekor sapi dewasa, 1 anak sapi, dan 5 kambing.

“Hewan-bewan tersebut ditemukan ciri-cirinya hewan yang terjangkit PMK Seperti itidak mau makan dan hipersalivasi (air liur berlebihan),” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), Herry Wiratno, Kamis (23/6).

Menurut Herry pihaknya akan terus melakukan tracing terhadap sejumlah hewan ternak warga Metro.

Baca Juga :  Pemprov Gelar Rakor Pertanian

“Belum diketahui sumber penularannya,” ujar dia.

Lili hingga berita ini diturunkan belum mebalas konfirmasi terkait terus bertambahnya daera di Lampung yang terjangkit PMK.

Sebelumnya, Lili meastikan bahwa PMK tida berbahaya atau tidak menular kemanusia atau menular sesama hewan ternak saja.

“Di Lampung statusnya masih waspada. Tapi kita tetap usulkan untuk adaya vaksin hewan di Lampung. Pusat suda memesan 3 juta vaksin tapi prioritas buka di Lampung karena memang statusnya masih waspada,” ujar dia saat jumpa pers dengan awak media di seputaran Dinas Kominfotik.

Untuk itu dia, menyarankan agar masyarakat untuk tidak khawatir atas kasus PMK ini. Apalagi menjelang Idul Adha.

Baca Juga :  Parade Drumband PAUD Digelar, Bunda PAUD Provinsi Lampung Harapkan Anak-Anak Belajar Disiplin, Bekerjasama, dan Tumbuhkan Kepercayaan Diri

Berikut empat kabupaten yang menjadi sebaran PMK di provinsi ini per 20 Juni 2022.

Yakni Tulangbawang (Tuba) sebanyak 121 kasus, Lampung Timur (82), Tulangbawang Barat/Tubaba (78), dan Mesuji (42).

Angka kematian PMK di Tuba adalah dua ekor dan sembuh 55 ekor. Sisa kasus 50 ekor. Di Lampung Timur, dua ekor mati, 23 sembuh, dan sisa kasus 58.

Untuk Tubaba, satu ekor mati, sembuh 77, dan sisa kasus 0. Sementara di Mesuji, kasus kematian 0, sembuh 18, dan sisa kasus 24.

“Kita ada satgas di tiap kabupaten/kota yang siap membantu. Silakan hubungi call center di nomor 0821-3321-9743,” tandasnya.(win)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB