Gubernur Dukung Penuh Kesenian Lampung

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan bahasa, sastra, dan literasi bagi generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, pada Puncak Penganugerahan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026 di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (23/05/2026).

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh berbagai upaya pembinaan bahasa, sastra, dan literasi kepada generasi muda. Sebab membangun daerah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas manusia, cara berpikir, serta budaya berkomunikasi masyarakatnya,” ujar Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur juga menegaskan bahwa ajang Pemilihan Duta Bahasa bukan sekadar kompetisi penampilan atau kemampuan berbicara, melainkan wadah untuk melahirkan figur generasi muda yang mampu menjadi mitra Balai Bahasa dalam mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, sekaligus melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat Lampung.

Gubernur juga menyoroti peran strategis generasi muda di era digital. Menurutnya, bahasa yang digunakan anak muda di media sosial memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Pj Gubernur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Produksi Ternak

“Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan karakter, etika, sistem nilai, dan kualitas suatu generasi bangsa,” katanya.

Ia mengingatkan agar perkembangan tren bahasa di media digital tidak membuat generasi muda melupakan bahasa daerah. Menurutnya, bahasa daerah merupakan akar budaya yang harus dijaga keberlangsungannya.

“Lampung memiliki kekayaan bahasa dan budaya yang luar biasa. Lampung juga menjadi salah satu daerah yang memiliki sistem aksara sendiri yang dapat menjadi pondasi pengembangan literasi,” ujarnya.

Gubernur berharap para finalis Duta Bahasa mampu menjadi teladan generasi muda yang aktif mengampanyekan literasi serta menghadirkan komunikasi yang positif, santun, dan membangun, baik di lingkungan pendidikan maupun ruang digital.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo juga turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pelestarian bahasa daerah di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Menurutnya, bahasa daerah saat ini menghadapi tantangan serius karena jumlah penutur yang terus berkurang. Karena itu, upaya pelestarian bahasa Lampung perlu dilakukan secara kolaboratif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Wagub Hadiri Pelantikan Pengurus Kerabat

“Kalau tidak dimasukkan ke dalam AI dan tidak familiar dengan teknologi digital, bahasa daerah hanya akan dituturkan secara offline. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bahasa Lampung tetap hidup di ruang digital,” ujarnya.

Ganjar bahkan mendorong para finalis Duta Bahasa untuk menjadi motor penggerak pengembangan kamus AI bahasa Lampung dalam dua dialek sebagai bagian dari inovasi pelestarian budaya berbasis teknologi.

Pada kesempatan yang sama, Kasubag Umum Balai Bahasa Provinsi Lampung, Rima Ulfayanti, menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Bahasa menjadi ruang lahirnya generasi muda yang peduli terhadap bahasa, sastra, dan literasi.

“Kami percaya seluruh finalis adalah anak-anak muda terbaik yang memiliki semangat menjaga martabat bahasa Indonesia, mencintai bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai jendela dunia,” ujarnya.

Ia berharap para Duta Bahasa dapat menjadi mitra aktif Balai Bahasa dalam menyebarluaskan sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menjadi penggerak literasi di tengah masyarakat.(*)

Berita Terkait

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi
HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung
Lampung Raih Opini WTP 12 Kali Beruntun, Bukti Tata Kelola Keuangan Akuntabel
Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032
Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global bagi Generasi Muda
Gubernur Dukung Penuh Pembentukan Desa Sadar HAM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Rabu, 2 September 2026 - 19:52 WIB

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 27 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:34 WIB

Orado Lampung Matangkan Persiapan Menuju PON 2032

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza-Jihan Dinilai Masih Kompak, Raih Persepsi Publik Tinggi

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:31 WIB

Pemerintah

HPN 2027 Di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:52 WIB

Pemerintah

Kwarda Lampung Buka Bumbung Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:13 WIB

Pemerintah

Kehadiran Faisol Djausal Jadi Energi Baru Tim Tenis Meja Lampung

Senin, 27 Jul 2026 - 15:47 WIB