Biaya Jasa Raharja Tetap Bayar, “Ruwed”

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Polemik pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digaungkan Gubernur Lampung, Rahmad Mirza Djausal jauh dari ekspektasi masyarkat.

Pasalnya, pemilik kendaraan sudah terlanjur mengharapakan program pemutihan ini hanya membayar satu tahun berjalan saja.

Meski diketahui, Bapenda dan Jasa Raharja bergerak cepat mengubah aturan pembayaran Jasa Raharja yang berlaku per hari ini, Kamis (8/5).

Kepala Jasa Raharja Lampung, Zulham Pane, menyampaikan, per 8 Mei 2025 ini, Jasa Raharja memberikan kelonggaran pembayaran SWDKLLJ dengan hanya dibayarkan untuk tahun kedua serta membebaskan denda.

“Pertanggal 8 hari ini direksi berkenan memberikan kebijakan baru berupa pembebasan pembayaran dilakukan untuk tunggakan pokok SWDKLLJ, kartu dana atau sertifikat tahun kedua yang lewat dan seterusnya, dan denda SWDKLLJ tahun yang lewat atau tahun lalu dan tahun-tahun lalu,” ujar Zulham.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Solusi Terkait Gaji Guru P3K

Sementara itu untuk pengutipan pokok SWDKLLJ dan kartu dana atau sertifikat dan denda tahun berjalan sesuai ketentuan berlaku dan tunggakan pokok SWDKLLJ dan kartu dana atau sertifikat tahun pertama yang lewat.

“Ini kebijakan baru yang mulai berlaku hari ini,” jelas Zulham.

Artinya karena pelaksanaan pemutihan pajak kendaraan bermotor dimulai Mei 2025, maka pokok SWDKLLJ yang wajib dibayarkan mulai 2023 ke atas.

Namun perlu diingat ada sistem pembayaran SWDKLLJ dengan waktu 180 hari.

Sehingga Zulham memberikan contoh apabila ada kendaraan yang mati pajak sejak 2020. Kendaraan tersebut mati pajak pada 1 Mei 2020.

“Maka apabila wajib pajak membayarkan pajaknya pada bulan Mei ini maka SWDKLLJ yang dibayarkan hanya 2 tahun,” katanya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Belasungkawa Salah Satu Pejabat Pemprov

Namun apabila wajib pajak membayarkan untuk bulan Agustus mendatang, maka SWDKLLJ yang harus dibayarkan sebanyak 3 tahun.

“Karena kita ada perlakukan 180 hari, contoh kalau bayarnya bulan Mei itu dibawahnya ya jadi hanya 2 tahun, tapi kalau mati pajak Agustus (lewat Mei) maka dibayarkan 3 tahun. Maka dibawah tahun 2023, kalau mei kan dibawah nya, tapi Agustus diatasnya,” katanya.

Sementara soal denda, Zulham mengatakan jajaran Direksi Jasa Raharja tidak memiliki hak untuk menghapuskan denda karena sesuai Permenkeu 16/2017 denda pembayaran SWDKLLJ tahun berjalan yang berhak menghapus adalah Kemenkeu.

“Sehingga mohon dimaklumi, untuk denda masih diberlakukan untuk yang satu tahun berjalan,” tandasnya.(rEp)

Berita Terkait

Semarak HAN ke-42, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat
Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi
PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani
Pemprov Lampung Dukung Pemeriksaan Tematik BPK RI untuk Perkuat Ketahanan Energi
Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Gubernur Tinjau Progres Jalan di Metro dan Lampung Tengah
Dukung Pendidikan Berkualitas, Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Gerak Jalan Sehat HUT ke 81 Kemerdekaan RI Jadi Momentum Pererat Sinergi Pemprov Lampung dan Kodam XXI/Raden Inten
Gubernur Mirza Dorong Desa Jadi Fokus Pembangunan, Sinergi TNI dan Pemda Diperkuat
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Semarak HAN ke-42, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Optimalkan Potensi Pesisir, Gubernur Mirza Dorong Kawasan Pesisir Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:45 WIB

PM-AAS dan POC Dongkrak Produktivitas Padi, Gubernur Mirza Perkuat Kemandirian Petani

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Pemprov Lampung Dukung Pemeriksaan Tematik BPK RI untuk Perkuat Ketahanan Energi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Gubernur Tinjau Progres Jalan di Metro dan Lampung Tengah

Berita Terbaru