Penghargaan Inisiator KPB Diributin, Ketua PWI Lampung Didesak Minta Maaf

- Jurnalis

Senin, 8 Februari 2021 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rEposisi.com – Polemik penghargaan Inisiator KPB (Kartu Petani Berjaya) yang akan diberikan oleh PWI Lampung kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mendapat sorotan.

Menurut Nizwar Affandi, pernyataan Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian tentang klaim
keberhasilan KPB terlalu prematur dan cenderung ngawur, apalagi jika dikaitkan dengan peningkatan produksi, ketersediaan pupuk dan harga jual panen yang tinggi.

“Kecuali Ketua PWI Lampung bisa menunjukkan data yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah bahwa sejak KPB dilaunching awal Oktober 2020 kemudian terjadi peningkatan pada semua hal yang beliau klaim dalam pernyataannya,” kata Nizwar, Senin (8/2).

Jika tidak, sambung Pemerhati Pembangunan Lampung ini, sebaiknya Supriyadi meminta maaf.

“Beliau segera melakukan klarifikasi memohon ma’af kepada publik karena telah menyampaikan pernyataan yang cenderung menyesatkan dan memohon ma’af kepada seluruh anggota PWI Lampung karena pernyataannya sebagai Ketua PWI Lampung telah menodai citra institusi PWI dalam persepsi publik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Deni Ribowo, Minta Kemenkes Segera Ganti Dosis Vaksin Kedaluwarsa

Nizwar menyampaikan juga, ide dasar dan konsepsi KPB bukan hasil fikiran satu orang, prosesnya panjang dimulai dari diskusi intens Tim Pemenangan Arinal-Nunik dgn Tim PolMark Indonesia sebelum dan di awal masa kampanye sebagai bagian dari 33 Janji Kerja yang dilakukan di Bukit Randu.

“Sekretariat DPD Golkar Provinsi dan Posko Pemenangan, Bang Toni Eka Chandra bisa banyak bercerita soal ini. Setelah pilgub konsepsi KPB dimatangkan kembali dalam FKPLB dan Tim Transisi, Adin Hanan Razak, Bang Toni, Bang Wendy dan Sekdaprov juga dapat menceritakan prosesnya,” tuturnya.

Setelah itu sambungnya, barulah pelantikan Gubernur dan 33 Janji Kerja menjadi RPJMD, ditunjuk Prof Yusuf Barusman dan Tim UBL untuk mempersiapkan aplikasi teknisnya.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD Tampung Aspirasi Masyarakat Melalui Pemerintah

“Jika judulnya inisiator maka menurut hemat saya Tim Teknis dan Kepala Dinas Pertanian kurang tepat diberi penghargaan itu, karena mereka baru hadir setelah KPB akan dijalankan secara teknis. Untuk diberi penghargaan dalam kategori lain yg terkait KPB pun rasanya masih belum pantas kecuali Ketua PWI Lampung bisa menunjukkan data bahwa aplikasi teknis yg disiapkan oleh Tim Teknis dan digerakkan oleh Dinas Pertanian sudah mencapai tingkat penggunaan yg signifikan, setidaknya lebih dari separuh jumlah petani Lampung sesuai data base nasional,” ungkapnya.

“Tetapi kalau petani yg terdaftar di KPB masih di bawah 10% jumlah petani Lampung, atau dari yg mendaftar itu juga masih sedikit sekali yg menggunakan atau menerima manfaat dari KPB, saya kira belum waktunya Prof Yusuf dan Kadis Pertanian layak diberikan penghargaan,” tandasnya.

Berita Terkait

Banjir Tokoh, Giliran Sekretaris Muhammadiyah Gabung Sikambara
Aklamasi Musda dan Rakerda PFI 2025 Tetapkan Juniardi Sebagai Ketua PFI Lampung Untuk 2026-2029
Semen Baturaja Gelar Temu Jago Bangunan di Bandar Lampung untuk Tingkatkan Skill Tukang Lokal
Sovereign AI: AMSI Dorong Kemandirian Digital di Tengah Ancaman Krisis Media
DPRD Lampung Minta Tinjau Ulang Kenaikan Tarif Tol
Wujudkan Pemilu Berkualitas dengan Penyelenggara Pemilu yang Berintegritas
MPLS SDN 1 PINANG JAYA, BERLANGSUNG
Bawaslu Kota Bandar Lampung Lakukan Patroli Pengawasan Malam Natal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 November 2025 - 14:32 WIB

Banjir Tokoh, Giliran Sekretaris Muhammadiyah Gabung Sikambara

Minggu, 2 November 2025 - 14:35 WIB

Aklamasi Musda dan Rakerda PFI 2025 Tetapkan Juniardi Sebagai Ketua PFI Lampung Untuk 2026-2029

Jumat, 24 Oktober 2025 - 06:39 WIB

Semen Baturaja Gelar Temu Jago Bangunan di Bandar Lampung untuk Tingkatkan Skill Tukang Lokal

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:52 WIB

Sovereign AI: AMSI Dorong Kemandirian Digital di Tengah Ancaman Krisis Media

Jumat, 25 Oktober 2024 - 22:27 WIB

DPRD Lampung Minta Tinjau Ulang Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Pemerintah

Mirza Terus Geber Pembangunan Jalan, Fokus Ruas Kabupaten

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:55 WIB

Pemerintah

Pramuka Kwarda Lampung Siapakan Generasi Muda yang Adaptif

Minggu, 5 Apr 2026 - 10:11 WIB

Pemerintah

Lebih Dari Separuh Jalan Kabupaten di Lampung Kurang Mantap

Minggu, 29 Mar 2026 - 09:30 WIB